Facebook Invite Friends

Portal Kota Makassar



Jumat, 20 Juli 2012 | 1269 HITS
David Laporkan Rully ke FIFA

David da Rocha bersama fansnya google
Mantan gelandang PSM asal Brasil, David da Rocha habis kesabaran. Dia pun melaporkan CEO PSM, Rully Habibie ke FIFA.

David mengadukan Rully lantaran sisa gajinya pada Maret yang belum juga dibayarkan setelah dia dilepas PSM. Dia mengaku sudah bosan dijanji terus oleh manajemen.

Menurut David, dia mengaku belum memperoleh sisa gajinya sebelum meninggalkan PSM, April lalu. Karena itu, Kamis, 19 Juli kemarin dia terpaksa membawa persoalan gaji tersebut ke FIFA. David mengaku sudah lelah mempertanyakan haknya kepada manajemen mantan klubnya itu. 

"Kamu tahu, Teman? Saya sudah enam kali menghubungi Rully (CEO PSM, red). Tetapi selalu hanya dijanji. Minggu ini saya ingin ke Brasil, dan harus ada yang bertanggung jawab," ujarnya melalui pesan BlackBerry Massanger (BBM), Kamis, 19 Juli.

David yang menyatakan mundur dari PSM pada April lalu menyebutkan, manajemen awalnya berjanji membayarkan haknya sesuai klausul kontrak. Pembayaran seharusnya dibayar paling lambat 14 hari setelah dia resmi meninggalkan klub. Tunggakan PSM terhadap dirinya berupa gaji untuk bulan Maret dan April sebelum dia meninggalkan klub. Ditambah bonus kemenangan serta tiket pulang ke Brasil.

Namun, setelah beberapa kali meminta kejelasan, manajemen PSM tak kunjung memenuhi haknya. Bahkan, David mengaku selama ini sudah cukup sabar menunggu itikad baik dari PSM. 

Setelah berdiskui dengan Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) selaku penyelenggara kompetisi Indonesia Premier League (IPL), dia lalu melaporkannya ke FIFA. "Kalau sudah ke FIFA, saya tidak mau lagi bernegosiasi," sesalnya.

Awalnya, David mengaku enggan memperpanjang urusannya dengan PSM. Ia menghargai mantan klubnya. Tetapi karena kesabaran yang sudah habis, dia tidak punya pilihan lain.

"Kalau begini pasti akan berimbas jelek kepada klub dan nama baik Rully rusak. Ini penipuan namanya," kesalnya. 

Tak hanya gaji, bonus kemenangan juga hanya sekali diberikan padanya. Inilah yang dituntut David.

Apa tanggapan Rully? Dia memilih tak banyak berkomentar terhadap ancaman David. Rully mengaku selama ini pihaknya sudah berusaha maksimal untuk menyelesaikan persoalan itu. Termasuk gaji pemain lain di PSM yang juga tertunggak selama tiga bulan. Hanya saja, kondisi keuangan konsorsium sebagai pemegang saham PSM sedang kurang baik.

Rully berharap David sabar menunggu sampai klub menemukan jalan keluar. Tapi apabila tak lagi ada cara lain, dia tak bisa menahan rencana David melaporkan PSM ke FIFA. 

"Kalau memang itu jalan terbaik yang harus dilakukan, saya tidak keberatan. Silakan saja," kata Rully. (ram/ian)

 

(Sumber: fajar.co.id)

 

comments powered by Disqus




NewsLetter Sign Up !

Please enter your Email and Name to join.

Digital Newsletter

To unsubsribe please click here ».