Pengumuman :
Pasang Iklan Disini

Diouf Jadi Pahlawan, Inter Milan Bungkam Karlsruher di Injury Time

  • 55
Gaya selebrasi Diouf setelah mencetak gol ke gawang Karlsruher (https://inter.it/en)

Inter Milan nyaris pulang dengan tangan hampa dari laga uji coba melawan Karlsruher. Namun dua gol kilat Andy Diouf di penghujung laga mengubah segalanya. Skor akhir 2-1 untuk keunggulan Nerazzurri, dengan gol penentu lahir hanya tiga menit sebelum wasit meniup peluit panjang.

Pertandingan yang digelar di Wildparkstadion, Karlsruhe, Minggu (26/7) waktu setempat itu awalnya berjalan berat sebelah untuk tim tuan rumah. Karlsruher, wakil Bundesliga 2 Jerman, tampil percaya diri dan berhasil memecah kebuntuan lewat gol Civeja di menit ke-50. Skor 1-0 itu bertahan cukup lama, membuat Inter harus bekerja ekstra keras di sisa waktu.

Babak pertama sendiri berlangsung tanpa gol. Inter memang mendominasi penguasaan bola, tapi rapatnya pertahanan Karlsruher membuat serangan mereka mentok di tengah lapangan. Situasi makin sulit karena skuad Nerazzurri tampil pincang tanpa dua andalan lini depan, Lautaro Martinez dan Marcus Thuram, yang belum bergabung latihan lantaran baru menuntaskan laga di Piala Dunia 2026.

Kondisi itu memaksa pelatih Inter mengandalkan Pio Esposito sebagai ujung tombak serangan. Meski minim gol sepanjang laga, tim asal Italia itu tak kehilangan asa untuk mengejar ketertinggalan.

Dua Gol dalam Tiga Menit

Harapan Inter baru terwujud di masa-masa krusial pertandingan. Tepat di menit ke-91, Andy Diouf muncul di kotak penalti dan menyambut bola liar dengan sepakan voli yang bersarang mulus di gawang Karlsruher. Skor pun berubah menjadi 1-1.

Bukannya puas, Inter justru makin gencar menyerang. Tiga menit berselang, giliran Diouf kembali mencuri perhatian. Dari luar kotak penalti, ia melepaskan tembakan melengkung yang mengarah ke pojok atas gawang tuan rumah tanpa sanggup dijangkau kiper Karlsruher. Gol itu sekaligus membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk keunggulan Inter, skor yang bertahan hingga laga usai.

Dua gol beruntun itu membuat Diouf tampil sebagai sosok sentral di laga tersebut, tampil sebagai pembeda di tengah kesulitan yang dialami rekan-rekan setimnya sepanjang 90 menit awal pertandingan.

Halaman Selanjutnya:
Pasang Iklan Disini

Jürgen Klopp Resmi Latih Jerman, Siap Mundur Jika Privasi Keluarga Diganggu
Berita Sebelumnya Jürgen Klopp Resmi Latih Jerman, Siap Mundur Jika…

Berita Terkait