Makassar – Sebuah video yang memperlihatkan sopir truk towing memprotes petugas gerbang tol menjadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, sopir mengeluhkan diminta melakukan transaksi menggunakan dua kartu uang elektronik saat hendak masuk Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sambil mengangkut sebuah mobil.
Kejadian terjadi di Gerbang Tol Sumberjaya, Jawa Barat. Sopir mengaku keberatan karena harus mengetap dua kartu sekaligus. Akibatnya, ia sempat membatalkan perjalanan melalui ruas tol tersebut.
Video yang diunggah akun Instagram terkait jasa towing itu langsung menarik perhatian warganet. Banyak yang mengomentari dan mempertanyakan aturan tarif untuk kendaraan derek.
Menanggapi isu tersebut, Direktur Operasional Tol Cipali, Novianto Dwi Wibowo, membenarkan kejadian itu terjadi di ruas yang dikelolanya. Ia meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan serta waktu perjalanan yang terganggu akibat kejadian ini,” kata Novianto.
Ia menjelaskan bahwa transaksi untuk kendaraan towing di Tol Cipali diberlakukan sesuai golongan kendaraan tersebut. Tidak ada tarif tambahan untuk mobil yang diangkut di atas truk derek.
Kejaksaan Negeri Majene Memusnahan BB Dengan Cara Dibakar, di Halaman Kantor Kejari Majene
Menurut pengelola, kejadian itu disebabkan oleh ketidaksesuaian dalam proses identifikasi transaksi oleh petugas gerbang. Pihak Tol Cipali menyatakan akan mengevaluasi prosedur agar kejadian serupa tidak terulang.
Sebelumnya, video tersebut sempat dikaitkan dengan tol di Lampung. Namun, pengelola Tol Bakauheni–Terbanggi Besar membantah dan menegaskan bahwa kejadian itu terjadi di Cipali.








Jadilah orang pertama yang memberikan komentar.