Namun, setelah beberapa kali meminta kejelasan, manajemen PSM tak kunjung memenuhi haknya. Bahkan, David mengaku selama ini sudah cukup sabar menunggu itikad baik dari PSM.
Setelah berdiskui dengan Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) selaku penyelenggara kompetisi Indonesia Premier League (IPL), dia lalu melaporkannya ke FIFA. "Kalau sudah ke FIFA, saya tidak mau lagi bernegosiasi," sesalnya.
Awalnya, David mengaku enggan memperpanjang urusannya dengan PSM. Ia menghargai mantan klubnya. Tetapi karena kesabaran yang sudah habis, dia tidak punya pilihan lain.
"Kalau begini pasti akan berimbas jelek kepada klub dan nama baik Rully rusak. Ini penipuan namanya," kesalnya.
Tak hanya gaji, bonus kemenangan juga hanya sekali diberikan padanya. Inilah yang dituntut David.
Apa tanggapan Rully?
Halaman Selanjutnya:







